Hanya Sedekah, Belum Sempat Berobat

534
0
BERBAGI

 

 

Syaikh DR. Nabil Al-Awadhi menceritakan,

“Ada seorang lelaki yang memiliki penyakit yang akut.* Dari Mesir ia berobat ke London, sesampainya di sana sang dokter berkata, “Anda harus dioperasi sekarang. Jika diundur Anda tidak akan selamat, dan kemungkinan berhasil sangat tipis!”

Si lelaki berkata, “Dok, saya akan balik dulu ke negara saya untuk berpamitan kepada keluarga!”

Dokter berkata, “Ini keputusan rumit! Saya akan beri beberapa obat, namun Anda jangan lama-lama. Setelah tiga hari Anda harus segera kembali ke sini untuk operasi!”

Ia pun segera kembali ke negerinya untuk salam dan pamitan ke keluarga, karena bisa jadi ia tak akan kembali lagi.

Setelah menemui kelurga, ia juga menemui kawan-kawannya dan meminta maaf atas berbagai kesalahannya.

Beberapa waktu kemudian ia melewati tukang jagal, sedangkan di sampingnya ada seorang nenek. Si lelaki bertanya kepada nenek, “Ada apa nek?”

Si nenek menjawab, “Saya memiliki anak-anak perempuan, mereka tidak bisa makan daging, karena daging harganya mahal!”

Ia pun masuk bersama nenek itu untuk menemui tukang jagal. Si lelaki berkata, “Nenek dan keluarganya ini akan ambil daging ke sini setiap minggu selama satu tahun. Berapa harganya?”

Si lelaki itu pun membayar kontan harga daging dalam waktu setahun.

Karena begitu bahagia si nenek hingga meneteskan air mata, dan mendoakan kebaikan untuk si lelaki.

Tatkala sampai rumah, gadis kecil lelaki itu berkata, “Ayah, wajahmu sudah berubah, keadaanmu juga berbeda. Tidak seperti pertama datang!”

Setelah pamitan selesai, karena ia merasa sedang menghadapi kematian, ia pun segera balik ke London. Setibanya di London, ia langsung menuju rumah sakit.

Tatkala diperiksa oleh dokter, sang dokter terheran dan bertanya, “Di mana Anda berobat?”

Si lelaki menjawab, “Saya tidak berobat di manapun!”

Dokter kembali bertanya, “Tolong beritahu saya apa adanya, di mana Anda berobat?”

Si lelaki kembali menjawab, “Saya tidak berobat ke manapun. Saya hanya berpamitan kepada keluarga, lalu segera kembali ke sini!”

Dokter menyampaikan, “Ini mustahil. Anda terkena penyakit akut, tapi sekarang tidak ada bekas penyakit sama sekali.”

Subhanallah… sedekah membawa berkah.

 

*Mohon maaf, Syaikh tidak begitu jelas menyebutkan jenis penyakitnya.

 

Redaksi Sahabat Yamima

BERBAGI
Artikel sebelumyaMemberi Tanpa Tinggi Hati
Artikel berikutnyaAkhirnya Matanya Sembuh
Yayasan Amanah Insan Madani adalah sebuah Yayasan yang bergerak dalam bidang Dakwah, Sosial dan Pendidikan yang lahir pada tahun 2013 untuk mencerdaskan ummat secara ilmu dan ruhiyah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY