Harta Anda Tak Akan Sia-Sia – Keutamaan Sedekah

568
0
BERBAGI

 

 

“Itulah harta yang membawa keberuntungan.”

Demikian terucap oleh lisan Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam kepada Abu Thalhah.

Anas bin Malik mengisahkan, “Dahulu Abu Thalhah adalah sahabat yang paling berlimpah kebunnya. Kebun kesayangannya adalah Bairuha’ yang berhadap-hadapan dengan masjid (Nabawi). Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam sendiri suka memasukinya dan meminum air sumurnya yang segar.”

Tatkala turun ayat Allah, “Kamu sekali-kali tiada akan sampai kepada kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Abu Thalhah segera menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya harta yang paling kucintai adalah Bairuha’. Aku sedekahkan demi Allah, kuharap ia menjadi kebaikan dan tersimpan di sisi Allah. Pergunakanlah sesuai perintah Allah kepadamu!”

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, “Itulah harta yang membawa keberuntungan.”

(HR. Bukhari, no. 2758 & Muslim, no. 998)

Coba kita lihat, saat Abu Thalhah mendengar ayat, ia segera menemui Rasul Shallallahu alaihi wa Sallam, bukan untuk menghafal atau menyetorkan bacaan ayat kepadanya, namun bersegera untuk mengamalkannya.

Sungguh benar sabda Rasul Shallallahu alaihi wa Sallam; “Harta yang membawa keberuntungan”. Tahukah Anda? Sesungguhnya tanah Bairuha’ yang disedekahkan Abu Thalhah sekarang masuk ke lokasi masjid Nabawi. Setiap hari tanah itu disholati oleh sekian banyak kaum muslimin. Demikianlah Abu Thalhah juga tetap mendapatkan kucuran pahala.

Sebidang tanah yang telah ditinggal mati oleh empunya, namun tetap hidup di hati kaum muslimin.

Harta yang tersimpan di tangan hanya akan menjadi bangkai dan usang. Sedangkan harta yang keluar dari hati ikhlas akan tetap tersimpan di sisi Allah.

Jadilah generasi-generasi Abu Thalhah, supaya harta Anda tak sia-sia! Kami tidak katakan cobalah, tapi bersegeralah!

 

Redaksi Sahabat Yamima

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY