Tujuh Hari Masih Utuh

464
0
BERBAGI

 

Diriwayatkan bahwa Abu Thalhah pernah membaca ayat Al-Qur’an,

انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah.” (QS. At Taubah: 41)

Lalu Abu Thalhah berkata, “Allah telah meminta kita untuk berangkat berjihad. Allah telah memerintahkan hal itu untuk orang-orang yang telah berusia lanjut maupun yang masih muda. Oleh karena itu persiapkanlah untukku perlengkapan berjihad!”

Anak-anak Abu Thalhah berkata, “Semoga Allah memberikan rahmat kepadamu. Sesungguhnya engkau telah ikut berjihad sejak masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, begitu juga di masa Abu Bakar dan Umar. Sedangkan kami sampai sekarang masih mempersiapkan perlengkapan jihadmu.”

Akhirnya Abu Thalhah tetap berangkat berjihad dan melewati laut, sedang beliau gugur dalam peperangan tersebut. Karena berada di tengah samudera, orang-orang kesulitan menjumpai daratan untuk menguburkan jenazah beliau. Setelah tujuh hari mereka baru menemukan daratan. Ternyata jenazah beliau sama sekali tidak berubah (tidak membusuk semenjak tujuh hari belum dikebumikan).

(As Siyar, II/34)

 

Redaksi Sahabat Yamima

 

BERBAGI
Artikel sebelumyaUlama Produktif: Imam Ibnu Jarir
Artikel berikutnyaButa Tapi Tepat Sasaran
Yayasan Amanah Insan Madani adalah sebuah Yayasan yang bergerak dalam bidang Dakwah, Sosial dan Pendidikan yang lahir pada tahun 2013 untuk mencerdaskan ummat secara ilmu dan ruhiyah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY