Berbuka Dengan Nasi dan Garam

226
0
BERBAGI

Oleh | Redaktur Sahabat Yamima

Ramadan, menjadi bulan yang menggembirakan bagi anak-anak, mereka bisa berkumpul bersama keluarga dan di masakkan makanan yang lezat oleh ibunya, ngabuburit di sore hari, dan dibelikan menu berbuka yang nikmat.

Tapi nyatanya tidak semua anak-anak bisa merasakan kebahagiaan yang sama selama bulan Ramadan, terutama bagi anak-anak yatim piatu yang sudah tak lagi mempunyai orang tua, yang membersamai berbuka dan sahur mereka.

Salah satunya adalah kisah anak bernama Alif Hidayat, dia adalah seorang anak yatim piatu yang makan sahur dengan nasi dan garam saja. Dan ketika berbuka hanya dengan air putih saja.

Alif mengaku bahwa dirinya tak pernah makan ayam, dan ia ingin makan ayam kecap dan minum susu kotak.
Alif hanya salah satu contoh dari banyaknya anak yatim yang mempunyai kisah pilu di bulan Ramadan, masih banyak di tengah-tengah masyarakat yang yatim yang menjadi terusir dari rumahnya sendiri.

Sungguh Allah dan Rasulullah sangat menyayangi anak-anak yatim. Rasulullah bersabda : Saya dan anak yatim seperti ini di Surga!” Rasulullah mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau sebagai isyarat betapa dekatnya kedudukan beliau kelak dengan orang-orang yang mau menyantuni anak-anak yatim. Sedangkan bagi orang yang menghardik atau menyakiti anak-anak yatim membuat Allah murka hingga bergoyang tiang Arsy. “Adapun anak-anak yatim, maka janganlah kalian menghardiknya.”. Allah juga mengecam orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim.

Salah satu bentuk kasih sayang kita terhadap anak-anak yatim piatu adalah dengan kerendahan hati untuk berbagi kepada mereka. Memberikan makanan dan minuman yang layak untuk berbuka bagi mereka. Hingga mereka bisa merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya yang bisa menikmati berbuka puasa dengan nikmat. Dan kita diperintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.

Orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan mendapatkan kedudukan tertinggi di surga, dekat dengan kedudukan Rasulullah SAW. Dari Abu Umamah, Nabi Muhammad SAW pernah berkata : “barang siapa yang mengusap kepala anak yatim laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan tangannya itu terdapat banyak kebaikan, dan barang siapa berbuat baik kepada anak yatim perempuan atau laki-laki yang dia asuh, adalah aku bersama dia di surga seperti ini, beliau mensejajarkan dua jarinya”.

_________________________________________________________________

Yuk bantu adik-adik kita senyum kembali dengan ikut berpartisipasi dalam Program Senyum Anak Yatim.
Info : 0852 1861 6689 (Bpk. Rizal)
Atau bisa kunjungi kami di
Sahabatyamima.id
IG : @sahabatyamima
FanPage : Sahabat Yamima
Youtube : Sahabat Yamima Channel

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY