📝 Pelajaran Dari Mereka yang Kehilangan

268
0
BERBAGI

Oleh | Redaktur Sahabat Yamima

Bagaimana rasanya mempunyai sepeda motor yang baru dan bagus, senang? Pasti sangat senang. Di rawat dengan sebaik mungkin, agar tidak ada celah untuk rusak atau bahkan terlihat kotor.

Bagaimana rasanya mempunyai baju yang kita idam-idamkan? Bahagia? Ya, pasti sangat bahagia, merasa diri sangat cantik atau tampan ketika memakai baju tersebut. Mencucinya pun pasti hati-hati sebab tak ingin koyak ata luntur warnanya.

Namun, bagaimana jika sepeda motor yang kita rawat dengan sepenuh hati itu di bawa lari oleh orang tak di kenal di jalan? Atau, bagaimanakah rasanya jika baju yang sangat kita sayangi itu hilang dari barisan baju yang baru di jemur pagi tadi? Sesak kah? Jika boleh teriak dan menangis, mungkin itu yang akan di lakukan.

Kehilangan memang sebuah hal yang menyakitkan untuk semua manusia, merelakan memang bukan hal yang mudah. Lalu, bagaimana dengan adik-adik kita yang kini telah kehilangan orang tuanya? Sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sepeda motor juga sesuatu yang lebih bernilai dari sepotong baju yang menghiasi tubuh kita.

Iya, mereka adik-adik yatim piatu yang mencoba merelakan kehilangan atas hal yang paling penting dalam hidupnya. Sebab, bagi mereka kehilangan menjadi sebuah latihan mengasah ikhlas demi sesuatu yang lebih baik lagi, ialah cinta yang Allah subhanahu wa ta’alaa berikan bagi mereka yang sabar.

 “Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. [An-Nahl : 96]

“Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar”. [Ali Imran : 146]

Dari mereka yang merasakan kehilangan, kita dapat mengambil pelajaran bahwa di dunia ini tidak ada yang benar-benar menjadi milik kita, kecuali amalan. Dan menghadapi kehilangan dengan tangisan berlarut-larut pun tidak membuatnya kembali lagi, bahkan diri akan semakin lemah.

Maka, tak ada yang lebih indah dari pada mengikhlaskan dan percaya bahwa Allah akan memberi pahala atas setiap kesabaran. Dan untuk kita yang lebih beruntung dari mereka yang kehilangan orang tuanya, apakah yang lebih baik dari pada merangkul mereka dengan kasih sayang serta membantu mereka dengan kebaikan yang kita bisa? Semoga, tangan-tangan kita di ringankan untuk mengulurkan kasih sayang kepada adik-adik yatim piatu di sekitar kita. Aamiin allahumma aamiin

*_____________________________________________________________________________*

Yuk bantu adik-adik kita senyum kembali dengan ikut berpartisipasi dalam  Program Senyum Anak Yatim.

Info : 0852 1861 6689 (Rizal)

Atau bisa kunjungi kami di

Sahabatyamima.id

IG : @sahabatyamima

FanPage : Sahabat Yamima

Youtube : Sahabat Yamima Channel

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY