Sedekahnya Abu Bakar Ash-Shiddiq

792
0
BERBAGI

Oleh | Redakur Sahabat Yamima

Seperti yang kita ketahui, Rasulullah memiliki banyak sahabat. Salah satunya Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Beliau termasuk dalam Khulafaur Rasyidin, yakni orang-orang terpilih untuk menggantikan tugas Rasulullah sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pemimpin umat.

Sejak kecil Abu Bakar terkenal dengan sifatnya yang lemah lembut, jujur dan sabar. Sehingga ketika remaja beliau sudah dekat dengan Rasulullah. Bahkan gelar Ash-Shidiq yang disematkan pada namanya merupakan pemberian Rasulullah karena beliau sangat mempercayai dan membenarkan nabi dalam segala hal.

Selain dicintai dan dimuliakan, Abu bakar juga merupakan salah satu sahabat yang sangat senang bersedekah. Bahkan beliau rela menyerahkan seluruh hartanya untuk kepentingan di jalan Allah. Adalah kisah dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu yang saat itu ingin sekali mengungguli Abu Bakar perihal menyumbangkan hartanya demi kepentingan umat, namun pada akhirnya Abu Bakar tetap lebih banyak dalam menyumbangkan hartanya. Hal tersebut terceritakan dalam hadits riwayat Abu Daud
“Rasulullah memerintahkan kami untuk bersedekah. Pada saat itu aku memiliki harta. Lalu aku berkata, ‘Hari ini aku akan dapat mendahului Abu Bakar. Lalu aku datang membawa separuh dari hartaku. Rasulullah bertanya, ‘Tidakkah kau sisakan untuk keluargamu?‘ Aku menjawab,’Aku telah menyisakan sebanyak ini.’

Lalu Abu Bakar datang dan membawa harta kekayaannya. Rasulullah bertanya, ‘Apakah kamu sudah menyisakan untuk keluargamu?‘ Abu Bakar menjawab, ‘Saya telah menyisakan Alloh dan Rasulullah bagi mereka.’ Aku (Umar) berkata, “Demi Allah, saya tidak bisa mengungguli Abu Bakar sedikitpun.“ 
Hingga Umar pun menyadari jika selamanya tidak akan bisa menyaingi Abu Bakar dalam hal apapun. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam berkata dalam hadits yang diriwayatkan imam bukhari bahwasanya orang yang paling banyak berkorban untuk beliau baik dalam persahabatan maupun harta adalah Abu Bakar.

Wahai sahabat, hal yang dapat diteladani dari keutamaan Abu Bakar adalah keimanan beliau yang tidak main-main, serta totalitasnya dalam beramal. Tiada keraguan sedikitpun di benak Abu Bakar akan kekurangan harta, sebab beliau meyakini Allah sebaik-baik penjamin rizqi, lantas apa yang sudah kita lakukan sebagai hamba biasa yang terus mengharapkan pahala dan ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala? Bukankah kita harus memiliki keinginan lebih mencari sebaik-baiknya amal demi bekal di akhirat kelak? Maka, janganlah takut kekurangan harta, sesungguhnya Allah akan mencukupi kita.

Barakallah fikum
*___________________________________*

Yuk bantu adik-adik kita senyum kembali dengan ikut berpartisipasi dalam Program Senyum Anak Yatim.
Info : 0852 1861 6689 (Bpk. Rizal) 
Atau bisa kunjungi kami di
Sahabatyamima.id
IG : @sahabatyamima
FanPage : Sahabat Yamima
Youtube : Sahabat Yamima Channel

BERBAGI
Artikel sebelumyaBer-Islam di Pedalaman
Artikel berikutnyaMenjadi Sebaik-Baiknya Manusia
Yayasan Amanah Insan Madani adalah sebuah Yayasan yang bergerak dalam bidang Dakwah, Sosial dan Pendidikan yang lahir pada tahun 2013 untuk mencerdaskan ummat secara ilmu dan ruhiyah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY