Senin, September 20, 2021

YAMIMA PEDULI

Peduli Gempa Aceh Pidie

Ketika Tanah Rencong aceh berduka, musibah gempa pada hari rabu 7 des 16 di kab pidie, hingga luluh lantak rumah2 penduduk muslim disana dan mengakibatkan korban tewas termasuk juga perempuan dan anak-anak.

Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara….

Setiap mukmin seharusnya akan merasa tersakiti jika salah satu dari saudaranya tertimpa musibah..

Setiap muslim seharusnya merasa terpanggil jika salah satu dari mereka membutuhkan bantuan dan uluran tangan…

Maka derita mereka Muslim Aceh adalah derita kaum Muslimin semua.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati sesama muslim, kami sahabat YAMIMA menghimbau dan mengajak kepada kaum Muslimin, marilah SALURKAN INFAQ ANDA
dalam Misi Kemanusiaan Peduli Muslim ACEH

Rekening Transfer:

  • BSM (Bank Syariah Mandiri) *No. 488 488 003 9
  • Bni syariah *No 488 488 003
    an. Yayasan amanah insan madani (Kode bank bsm 451) (Kode bank BNI 009)

Konfirmasi Transfer:

Ketik SMS/ WA dan kirim ke 0852 1861 6689 dengan format:

*Nama#Jumlah#Nama Bank# tambahkan 300#
Kode donasi aceh

Contoh: Budi#200.300#BCA

Informasi:

0852 1861 6689 rizal
0852 8221 5157 wawan

✒___ Update Donasi Pidie 

Total
Sementara jum’at 16 desember 2016
Rp.58.463.000

Klik UPDATE Upadate untuk melihat laporan terbaru dari kami Sahabat Yamima

Namanya bu Kamino, entah apa mimpi-mimpi yang harus di beli, beliau adalah seorang ibu paruh baya yang usianya sudah menginjak 50th. Dia satu-satunya tulang punggung keluarga, satu-satunya yang bisa di andalkan dalam bertahan hidup. Berkeliling dengan jasa pijat perempuan yang butuh jasa pijitan beliau. Apa hendak dikata semenjak suaminya 2th yang lalu tertimpa penyakit strok, dialah yang banting tulang untuk mencari sesuap nasi. Hari ini tidak lagi jari-jari itu bisa digunakan untuk memijat banyak orang, karena 7 bulan yang lalu bu Kamino jatuh dari kamar mandi tulang belakangnya patah.
Alhamdulillah, masih ada orang yang perduli yang bisa mengoperasi gratis yang saat ini ditangani dr Basuki (ortopedi).

Selama beberapa bulan ini bu Kamino masih mengandalkan jerih payah anaknya yang sehari hari bekerja kontrak di sebuah PT di Cikarang, tepatnya 1 bulan yang lalu anaknya pulang kerja mengalami kecelakaan ditabrak mobil (lagi2 bu Kamino mengalamin ujian). Anaknya mengalami remuk tulang di bagian punggung, sekarang terbaring di rumah yg berukuran 2×3 yang beralamat di Rawa lumbu jembatan 11 bekasi.

Sahabat..
Bu Kamino dan suaminya adalah bagian dari tuna netra yang memang kurang beruntung dalam mengarungi kehidupan. Badai ujian yg tak henti2 menerpa kehidupan beliau dan pernah terucap kata-kata “Mending mati dari pada hidup terus begini !!!”. Kembali lagi kami menasehatkan bu Kamino. “Ini bagian dari Taqdir bu Kamino, tidak bisa di sesali”

Hari ini bu Kamino kita bawa kerumah sakit cibubur Jakarta untuk melakukan kontrol hasil Operasi beberapa bulan yang lalu. Kami hanya melakukan satu langkah dan berharap bu Kamino masih bisa sembuh. Karena sesungguhnya kematian cepat atau lambat ALLAH lah yang menentukan. Kita hanya bisa ikhtiar dari do’a orang yang tak dikenal. Saat ini cerita bu Kamino belumlah usai dan terkadang linangan air mata membasahi pipi. Teringat dengan ujian dan biaya hidup di tambah lagi hutang anaknya dimana mana, dengan harapan ibu Kamino bisa sembuh.
Tapi itulah mimpi tinggal mimpi..
anaknya terbaring di rumah, berharap keajaiban ALLAH jalla jalaluh..

✒___
Barokallahufykum
Rizal abu fathi
0852 1861 6689

Bagi anda yang ingin membantu meringankan beban bu Kamino
BNI 488 488 003
Bsm 488 488 003 9
An yayasan amanah insan Madani
_____
Reg//spasi//donasi//nominal//alamat//
Jangan lupa, tambahkan kode unik 50 dibelakang nominal transfer

Contoh : Rp.1.000.050 satu juta

Update 15/11/2016 Bu Kamino dirumah sakit menjalani pemeriksaan bersama Sahabat Yamima :

Beliau adalah Warsito (41th) memiliki satu anak putri yang masih kecil, masih butuh belaian kasih sayang orang tua..
Apa hendak di kata pa WARSITO sudah beberapa bulan ini berbaring tidak sadarkan diri karna sakit TUMOR di kepala yang makin membesar,
Sementara, sehari hari ia yang menghidupkan da’wah di kaki gunung LAWU tepatnya di Masjid Istiqomah di desa Blumbang Tawangmangu solo JATENG…
Namun atas kehendak Allah, Warsito kini lemah tak berdaya di atas ranjangnya..

Sejak saat itu, Ummu Najwa istri pa warsito menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja di sebuah warung makan.
Dengan gaji yang tidak seberapa, Ummu Najwa harus menebus obat yang nilainya tidak sedikit sekaligus harus merawat sang suami..
Sekarang Warsito masih terbaring lemas dengan kondisi semakin memburuk dengan benjolan di kepala yang semakin membesar. Kedua matanya sudah tidak dapat berfungsi dan tumornya  semakin membesar
Dokter yang menangani Warsito menganjurkan kemo inap, lagi-lagi karena terbentur biaya akhirnya tetap dirawat di rumah…

In sya Allah hari ahad pagi kami team sahabat YAMIMA peduli, akan berangkat ke solo untuk mengantarkan donasi dari para Akhnia,

Sahabat..
Seorang laki-laki menjumpai Nabi saw, lalu ia berkata: ya Rasulullah… “aku sedang berada dalam kesulitan? (Aku butuh makan)
Rasulullah saw menanyakan makanan kepada beberapa istri beliau, semuanya menjawab: ya Rasulullah, tidak ada makanan, hanya ada air saja.
Selanjutnya Nabi saw bertanya kepada para sahabat:
Adakah di-antara kalian yang mau menjamu tamu-ku?, seseorang menjawab: aku ya Rasulullah.
padahal…! Dirumahnya juga tidak memiliki apa-apa.
Tidak ada makanan kecuali hanya untuk anak-anak saja.
Kemudian ia berkata:
“aku telah menyanggupi untuk menjamu tamu Rasulullah saw, nanti habis Isya saat tamu telah sampai, tidurkanlah anak-anak dan padamkanlah lampu.
Setelah tamu sampai, sang istri melakukan instruksi suaminya, makanan-pun dihidang, sang tamu makan, sedangkan tuan rumah hanya berpura-pura ikut makan di-kegelapan malam, hingga kedua suami istri-pun itu tidur dalam kelaparan.
Di-pagi hari sang sahabat menjumpai Rasulullah saw, kemudian beliau bersabda: sungguh Allah kagum atas apa yang kalian perbuat ( hr Bukhari).

Renungkanlah…bagaimana yang maha segala-galanya merasa kagum kepada keduanya..? Padahal Allah maha dermawan dan maha memberi.
kebakhilan adalah pakaian kehinaan ditubuh orang-orang yang berjiwa sempit, Rasulullah saw bersabda:
اتقوا الشُّحَّ؛ فإن الشح أهلك من كان قبلكم
“hindarilah bakhil, karena bakhil telah menghancurkan orang-orang sebelum kalian…” (hr Muslim)

Donasi lah anda..maka anda akan bahagia..
BNI 488 488 003
BSM 488 488 0039
a.n yayasan amanah insan madani
# tambahkan kode unik 15 di belakang nominal transfer.
Contoh Rp 1.000.000 jadi 1.000.015
Lalu  konfirmasi ke..
Cp 0852 1861 6689 rizal

Atas Donasi anda kami ucapkan jazakumullahkhoiron

Recovery pasca banjir garut
Khusus rumah-rumah yang hanyut
(Janda, Anak-anak yatim dan fakir miskin)

Program “RUMAH TUMBUH YAMIMA
Hanya dengan Rp 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah) anda sudah menyelamatkan mereka dari tenda pengungsian…

Informasi lebih lanjut hubungi :

Rizal
0852 1861 6689

Rek bsm 488 488 0039
Bni 488 488 003
An Yayasan Amanah Insan Madani

145 siswa-siswi SD Muhammadiyah di Tarogong Timur butuh SUPORT.

Sebagian besar peralatan sekolah mereka, seragam, dan sepatu mereka rusak oleh banjir bandang…
Ayo bantu ringankan beban mereka.
Dengan donasi @250.000 untuk isi paket Perlengkapan sekolah, sepatu dan seragam sekolah dll.
Alhamdulillah saat ini Sahabat YAMIMA dewan pembina ustad Farid Okbah.. membantu 150 tas sekolah…

konfirmasi
08521628 8236
Zaki
#GerakBareng
pray for garut
_________

Tulisan di atas adalah bentuk kesanggupan Dari kami TEAM sahabat YAMIMA, adapun realisasinya kami baru serahkan 50 tas saja (30 masih di kantor) sisanya 70 tas dan isi buku pulpen blm teralisasi..
Paket buku dan tas ini nilainya 70rb..
Bantu kami untuk relisasikan mimpi Mereka untuk tetap sekolah..

No. Rekening :

Donasi BSM 488 488 0039
BNI 488 488 003
An yayasan amanah insan Madani

CP :
Rizal
0852 1861 6689

Tambahkan kode 900 di akhir nominal transfer
Contoh 1 jt =1.000.900

Barokallahufiykum
Atas donasinya kami ucapkan jazakumullahkhoiron

________
note :
silahkan di share/ bagikan ke teman atau sanak saudara.

_______
Salam da’wah